Apa sih Eksim Atopik?
15 Mei 2019 | Oleh: dr. Amaze Grace Sira

Eksim /Dermatitis : Keadaan yang menyebabkan peradangan di kulit sehingga kulit terasa merah dan gatal.

Meski bermakna sangat luas kata Eksim lebih sering diarahkan untuk menjelaskan penyakit Eksim Atopik. Eksim Atopik paling sering ditemui pada bayi, meskipun sampai dewasa pun masih ada bisa mengalaminya.

90% kasusnya ditemui sebelum usia 5 tahun.

Eksim Atopik tidak menular loh

Jadi ga perlu khawatir untuk menulari orang di sekitarmu entah melalui sentuhan, bicara, atau pelukan dan ciuman.

Dipengaruhi faktor keturunan

Orang yang mendapatkan Eksim Atopik biasanya memiliki anggota keluarga yang menderita Eksim Atopik, asma, atau jenis atopik/alergi lainnya.

Apa gejala Eksim Atopik?

BAYI (<2 thn)

Gatal, kering, awalnya rumah merah di pipi (kadang bisa tambah luas ke bagian lain)

ANAK-ANAK (2-10 thn)

merupakan fase lanjutan dari Eksim Atopik pada Bayi dan biasanya muncul di lipatan-lipatan seperti leher, paha, siku, pergelangan tangan dan kaki dan kelopak mata.

REMAJA & DEWASA (>10 thn)

Biasanya yg muncul bukan hanya merah tapi penebalan kulit (likenifikasi) di bagian kulit/lipatan yang sering mengalami eksim. Sangat pengaruh dengan keadaan stress terutama pada orang dewasa.

TIPS MENJAGA ANAK YANG TERKENA EKSIM ATOPIK

PERAWATAN SAAT MANDI

1. Mandi 1-2x sehari dengan menggunakan air hangat kuku (suhu 36-37 derajat Celcius).

2. Lama mandi kira-kira 10-15 menit.

3. Menggunakan sabun yang mengandung pelembab, pH 5.5-6 tidak mengandung pewarna dan pewangi.

4. Mencegah bahan iritan saat mandi, seperti sabun anti septik

PERAWATAN SETELAH MANDI

Setelah mandi segera (dalam waktu 3 menit setelah mandi), oleskan pelembab ke seluruh kulit kecuali kulit kepala.

PERAWATAN KULIT LAINNYA

1. Memakai pakaian yang ringan, lembut, halus, dan menyerap keringat

2. Mencegah bahan iritan, seperti deterjen, sabun cair pencuci piring, dan desinfektan saat mencuci pakaian bayi, hindari juga penggunaan tissue basah.

3. Menghindari faktor pencetus alergen, seperti tungau debu rumah, binatang peliharaan, dan serbuk bunga

4. Menjaga suhu ruangan tempat bayi berada agar tidak ekstrim, seperti terlalu panas atau terlalu dingin